Currently browsing tag

Yesus

Bacaan :  Keluaran 20:1-17  |  Mazmur 19  |  1 Korintus 1:18-25  |  Yohanes 2:13-22

 Rombak bait Allah ini, dalam tiga hari aku akan mendirikannya kembali (Yoh 2:19).

Membangun bait Allah dalam tiga hari apakah itu mungkin?Apa yang kelihatan tidak mungkin itulah yang dikatakan oleh Tuhan Yesus, Ia berkata kepada orang-orang Yahudi “Rombak bait Allah ini, dalam tiga hari aku akan mendirikannya kembali (Yoh 2:19).

Orang-orang Yahudi jadi terheran dan tidak bisa percaya. Mereka berpikir apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus adalah suatu hal yang mustahil. Mereka berkata kepadanya “Pembangunan bait Allah ini memakan waktu Empat puluh Enam Tahun, dan Engkau sanggup mendirikannya dalam tiga hari?

Sebenarnya yang dimaksud Yesus dengan “Bait Allah” Ialah tubuhnya sendiri (Yoh 2:21).

Perkataan Tuhan itu punya latar belakang peristiwa Tuhan Yesus melihat para pedagang berjualan dihalaman bait Allah. Pada waktu hari raya paskah orang yahudi sudah dekat, Yesus pergi ke Yerusalem. Disana Tuhan Yesus melihat para pedagang berjualan di halaman bait Allah. Mereka menjual sapi, domba, serta merpati untuk kurban, juga para penukar uang duduk menghadapi meja mereka.

Tuhan Yesus marah melihat keadaan itu, bait Allah yang seharusnya menjadi tempat ibadah kepada Allah, sudah berubah menjadi tempat orang berjualan. Yesus membuat cambuk dan tali dan mengusir mereka keluar, sapi dan domba dihalaunya ke luar. Uang para penukar dihamburkan keatas lantai dengan membalikkan meja mereka. Kemudian ia pergi kepada orang penjual merpati serta berkata meteka, bawa keluar semua ini! Janganlah Rumah Bapaku dijadikan Pasar.

Sesudah Yesus membersihkan bait Allah itu, orang-orang Yahudi menentang Yesus dan mendesak-Nya untuk memberikan suatu tanda untuk membuktikan kewenanganNya dalam berbuat demikian, kata mereka: Tanda apakah dapat engkau tunjukkan pada kami bahwa engkau berhak bertindak demikian ?

Jawab Yesus kepada mereka “Rombak bait Allah ini dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali”.

Tuhan Yesus telah bersungguh-sungguh memulihkan kehormatan bait Allah, dengan membersihkan bait Allah dari para Para pedagang dan penukar uang, Ia ingin kita menyadari bahwa kesucian bait Allah harus tetap dijaga.

Lebih dari itu, Ia ingin menyampaikan bahwa bait Allah adalah tempat dimana Allah menyatakan kasih dan karyaNya bagi umat, oleh karena itu Yesus menyejajarkan diriNya dengan bait Allah.

Dalam diri Yesus akan dinyatakan kasih dan karya Allah yang mengasihi, mengampuni dosa dan menyelamatkan umat.

Orang-orang percaya adalah juga Bait Allah yang harus mampu menjadi alat penyataan kasih dan keselamatan dari Allah. Amin.  Tuhan memberkati.

Yesus, Bait Allah dan Kita

Bacaan :  Keluaran 20:1-17  |  Mazmur 19  |  1 Korintus 1:18-25  |  Yohanes 2:13-22  Rombak bait Allah ini, dalam tiga hari aku akan mendirikannya kembali (Yoh 2:19). Membangun bait Allah dalam tiga hari apakah itu mungkin?Apa yang kelihatan tidak mungkin itulah yang dikatakan oleh Tuhan Yesus, Ia berkata kepada orang-orang …

Yesus Dibaptis Agar Kita DibaptisNya

Bacaan :  Markus 1 :  4 – 11 Injil Markus mengawali kesaksiannya dengan pemberitaan tentang kedatangan Yohanes Pembaptis dan baptisan Tuhan Yesus. …

Einsamer Mensch - Endzeitstimmung

Mencari Yesus Sang Pembebas

Markus 10 : 46-52   Dalam menjalani hidup semua manusia mempunyai keinginan. Salah satunya adalahingin hidup enak, dalam arti tidak mau menderita. …

siapakah

Siapakah Ibumu dan Saudaramu?

Bacaan : Markus 3 : 20-35   Dalam karya-Nya Yesus datang di suatu tempat dimana orang banyak berkumpul, termasuk para ahli taurat. …

Markus 13 : 24-37
Jika menanti seseorang yang dikasihi akan datang, pastilah kita mempersiapkan segala sesuatu dengan suka cita, tanpa lelah dan penuh pengharapan. Apalagi yang akan datang adalah seorang Raja di atas segala Raja, yaitu Tuhan Yesus yang menyelamatkan dunia.

 

Dalam Markus 13:24-37, Yesus mengajarkan kedatangan Anak Manusia adalah sesuatu yang menjadi pengharapan dan dinantikan, akan tetapi penentuan waktunya tidak seorangpun yang tahu, hanya Allah Bapa yang tahu. Kemudian yang menjadi pertanyaan, apa yang harus kita persiapkan untuk menyambut hari itu?

 

Tuhan Yesus berulang-ulang berkata, “Hati-hatilah, dan berjaga-jagalah!”. Tuhan Yesus mengulangnya tiga kali berturut-turut!  Bagaimana caranya berjaga-jaga? Dengan tekun berdoa (Lk 21:36, Ef 6.18) sambil bersyukur (Kol 4:2), tetap teguh mempertahankan iman (1 Kor 16:13), berhati-hati (Mk 13:33), dengan sadar dan penuh penguasaan diri (1Tes 5:6, 1Pt 4:7). Apakah ini mudah? Tentu tidak, karena kedagingan kita yang lemah.

 

Masa Advent merupakan masa yang tepat untuk mengembangkan kehidupan rohani kita dengan bersikap waspada dan berjaga-jaga. Dan  marilah kita berdoa agar Allah memberkati dan meneguhkan hati kita dalam penantian kita dengan tetap berkarya, mengasihi dan melakukan firman-Nya. Dan jangan sampai jika Sang Raja datang kita didapatiNya sedang tidur dan tidak berbuat apa-apa, akan tetapi kita tetap berjaga-jaga seperti yang diperintahkan-Nya. Amin.

Sang Raja Akan Datang

Markus 13 : 24-37 Jika menanti seseorang yang dikasihi akan datang, pastilah kita mempersiapkan segala sesuatu dengan suka cita, tanpa lelah dan …

Sang Raja Melayani

Sang Raja Melayani

Baca: Matius 23:1-12 Kita sebagai orang Kristen sudah pasti tahu untuk apa Tuhan Yesus datang ke dunia. Yesus yang adalah Sang Raja, …

Yohanes 20:27 Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”

Menyambut Yesus Yang Bangkit

Renungan Minggu, 15 April 2012 Bacaan : Lukas 24 :  36-49 Nas : Lukas 24 : 47-48   Ketika perjalanan Yesus mulai di tangkap …

kemuridan-yesus-memanggil-simon-dan-andreas

Mengikut Yesus

Renungan Minggu, 4 Maret 2012 Bacaan Kitab Suci : Matius 16:24-28 Nas : Matius 16:24   Mengikut orang atau seseorang yang belum …

Dia Mati Demi Aku Hidup

Renungan Minggu, 12 Februari 2012 Bacaan Kitab Suci : 1 Petrus 2 : 18-25 Nas : 1 Petrus 2 : 24a “Ia …