MENGENAL & MENGIKUT YESUS
1 Korintus 1: 1 – 9 | Yohanes 1: 29 – 42
“Tak kenal maka tak sayang”, sebuah peribahasa yang dikenal luas dan sering digunakan sebagai pengantar ketika hendak berkenalan atau mengenalkan diri. Peribahasa tersebut menunjukkan bahwa perkenalan atau saling tahu identitas setidaknya nama panggilan dari tiap-tiap pihak, adalah pintu masuk dari relasi atau hubungan yang lebih dalam lagi di tiap-tiap perjumpaan. Tanpa perkenalan atau saling kenal dengan baik, relasi atau hubungan yang lebih dalam itu tidak akan terjadi dengan baik. Perkenalan tidak hanya sekadar tahu atau ingat “Siapa orang-orang di sekitar saya/kita,” melainkan lebih mengarah pada, “Apa arti keberadaan orang lain bagi saya/kita, apa pengaruh keberadaan mereka bagi saya/kita, dan apa saja yang bisa saya/kita kerjakan bersama mereka?”
Injil Yohanes memberikan perspektif yang berbeda dari tiga Injil Sinoptik (Matius, Markus, & Lukas) dan saling melengkapi dalam memberi kesaksian tentang Tuhan Yesus. Melalui Injil Yohanes, kita mengenal Tuhan Yesus yang sangat berkuasa sebagai Firman yang menjadi manusia, terang bagi dunia, dan tinggal di antara manusia. Yohanes Pembaptis tentu mengenal Tuhan Yesus dan kuasa-Nya sehingga ia bisa berseru tentang kedatangan-Nya dan menarik banyak orang untuk mengikut-Nya. Seruan itu disambut oleh banyak orang, juga oleh orang-orang yang akan menjadi murid-murid Tuhan Yesus yang disebut rasul-rasul nantinya. Mereka mendengar, menceritakan kepada saudara atau temannya lalu mengajak mereka, kemudian pergi mencari dan datang kepada Tuhan Yesus. Itu yang kita saksikan dari respons murid-murid Yohanes dan Andreas serta Simon. Lalu mereka mengikut Tuhan Yesus karena mereka mengenal-Nya.
Pengenalan dan mengikut Tuhan Yesus tidak hanya terjadi sebagai peristiwa di awal, melainkan sesuatu yang harus kita jaga dan pelihara. Rasul Paulus senantiasa mengingatkan jemaat yang membaca surat-suratnya, terkhusus Surat Korintus, tentang Tuhan Yesus sumber anugerah dan kasih karunia. Mengenal Yesus berarti mengenal Allah karena Kesatuan dan Keesaan-Nya. Dengan memelihara pengenalan kita dan terus mengikut Tuhan Yesus, kita dibimbing hingga mencapai keselamatan yang sempurna.
Refleksi dan diskusi bagi kita: 1) Bagaimana mulanya kita mengenal Tuhan Yesus dan bagaimana kita menjaga hubungan kita dengan-Nya? 2) Apa saja dampak dari mengenal dan mengikut Yesus dalam hidup kita baik sehari-hari maupun bagi perjalanan panjang hidup kita? Mengenal dan Mengikut Tuhan Yesus adalah proses dan peziarahan seumur hidup kita, sehingga kita senantiasa rindu, merasakan, dan mengalami karya kasih-Nya yang nyata bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.