PERCAYA DENGAN TIDAK GENTAR

Matius 10: 24-39

Rasa takut atau gentar adalah hal yang manusiawi. Orang merasakan takut ditolak, gagal, kehilangan kenyamanan, atau menghadapi tantangan. Bahkan dalam hal pelayanan dan kesaksian iman, ketakutan juga sering muncul. Dalam Matius 10, Tuhan Yesus mengajar murid-murid-Nya agar tetap percaya dan tidak gentar ketika menghadapi berbagai tantangan sebagai pengikut Kristus. Menariknya, dalam bagian ini Tuhan Yesus sampai tiga kali mengucapkan kata “jangan takut” (di ayat 26, 28, dan 31). Ini menunjukkan bahwa keberanian orang percaya bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari keyakinan bahwa Allah berkuasa dan memelihara hidup mereka.

Dalam bagian ayat-ayat ini, Tuhan Yesus menjelaskan bahwa pengikut Yesus:

•   Mengikut Kristus berarti siap menghadapi tantangan (ayat 24-25), artinya: (1) menjadi pengikut Kristus bukan jaminan bebas masalah. (2) pelayanan dan kesaksian sering kali menuntut perjuangan dan pengurbanan.

•   Jangan takut karena kebenaran Allah akan dinyatakan (ayat 26-27), artinya: (1) orang percaya tidak perlu takut memberitakan kebenaran. (2) Tuhan sendiri yang akan membela dan menyatakan kebenaran-Nya.

•   Jangan takut karena Tuhan memelihara hidup kita (ayat 28-31), artinya: (1) Nilai hidup bahwa kita sangat berharga di hadapan Allah. (2) tidak ada yang terjadi tanpa seizin Tuhan, dan yakinlah bahwa Tuhan memegang hidup kita.

•   Kesetiaan kepada Kristus harus menjadi prioritas utama (ayat 32-39), artinya: (1) Iman yang sejati terlihat dalam kesetiaan. (2) Mengikut Kristus memerlukan keberanian mengambil keputusan yang benar dan tetap setia.

Percaya dengan tidak gentar bukan berarti tidak pernah takut, melainkan tetap setia kepada Tuhan di tengah ketakutan. Tuhan Yesus mengingatkan bahwa murid-murid-Nya akan menghadapi tantangan, tetapi tidak perlu takut karena Allah memelihara, menyertai, dan memegang masa depan kita. Dalam bulan kesaksian dan pelayanan ini, kita dipanggil untuk menjadi saksi dan murid-murid Kristus yang berani, setia, dan penuh pengharapan. Ketika kita percaya kepada Tuhan, kita dapat melangkah tanpa gentar karena Dia berjalan bersama kita. Tuhan memberkati. Amin.

Mari kita diskusikan bersama:

•   Mengapa terkadang orang Kristen takut menyatakan imannya?

•   Bagaimana kita dapat menjadi saksi Kristus dengan bijaksana dan berani?

•   Tindakan pelayanan apa saja yang sangat membutuhkan keberanian dan kebijaksanaan ketika dilakukan?

•   Bagaimana cara menunjukkan kesetiaan kepada Kristus dalam kehidupan sehari-hari?