Hidup Baru Diberikan Bagiku

Renungan Minggu, 9 Januari 2011

Bacaan Kitab Suci : Lukas 2 : 25-32

Nats : Lukas 2 : 29-30


Ilustrasi : Epifania

Perayaan Natal belum lama berlalu dan saat ini kita memasuki minggu yang disebut epifani (penyataan). Minggu epifani merupakan kelanjutan dari peristiwa natal.

Dalam perayaan natal, kita bukan sekedar merayakan kelahiran atau ulang tahun, tetapi merayakan kehadiran Allah ke dunia yang menjumpai manusia. Kelahiran dan kehadiran Allah ke dunia dalam diri Tuhan Yesus Kristus dalam rangka menyelamatkan manusia, yaitu memberikan harapan dan hidup yang baru. Dari hidup dalam kuasa dosa dan kematian kepada hidup dalam anugerah keselamatan.

Oleh karena itu perayaan natal merupakan perayaan pemberian hidup dan pengharapan baru, sehingga bagi orang percaya yang mengalami perjumpaan dengan Yesus mengingatkan keberadaannya sebagai manusia yang sudah menerima hidup baru.

Masa epifania merupakan masa penegasan dan pemantapan akan pemberian hidup yang baru itu. Dengan penyataan (Epifania) itu orang percaya akan semakin dimantapkan akan keberadaannya sebagai orang yang telah menerima hidup baru.

Bacaan kita mengisahkan peristiwa perjumpaan seorang yang bernama Simeon dengan Yesus. Perjumpaannya dengan Yesus itu memberi keyakinan dan kemantapan akan keselamatan yang diberikan Allah, sehingga perjumpaannya dengan Yesus membawa sukacita dan damai sejahtera.

Perayaan natal telah berlalu, tetapi peristiwa perjumpaan dengan Yesus jangan pernah berlalu. Dengan demikian kita akan senantiasa mengalami hidup baru yaitu hidup yang diperbaharui oleh Yesus yang membawa kita hidup sukacita dan damai sejahtera. Meskipun perayaan natal berlalu tetapi hidup dalam sukacita dan damai sejahtera bersama Yesus tidak akan pernah berlalu.

Tuhan Yesus Sang Natal, Allah yang hadir menjumpai kita kiranya senantiasa memantapkan kita menjalani hidup yang baru didalam Dia. Amin.

Lukas 2:25-32

2:25 Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, 2:26 dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. 2:27 Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, 2:28 ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: 2:29 “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, 2:30 sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, 2:31 yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, 2:32 yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.”

Bacaan Alkitab dikutip dari :

http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Lukas+2:25-32&mode=text

%d bloggers like this: