MENGAKARKAN SABDA, MEMBUAHKAN KASIH
Filipi 3: 7–14
Tanaman dapat bertumbuh dengan baik, memiliki dedaunan yang segar, batang dan ranting yang kuat, dan mengeluarkan bunga dan buah itu karena tanaman tersebut memiliki akar yang baik. Sejak benih, akar tanaman sangat diperhatikan sehingga media tanam dan wadah disiapkan dengan baik agar akar bertumbuh dengan kondisi yang paling baik, sehingga tanaman bertumbuh dengan baik pula. Manusia khususnya bagi orang-orang percaya, harus mengakarkan hidupnya pada sabda Tuhan. Sabda Tuhan menjadi nutrisi kehidupan yang menolong kita orang percaya untuk bertumbuh dengan dan dalam sabda-Nya.
Rasul Paulus memberi kesaksian tentang pertobatan dan perubahan hidupnya. Betapa ia dahulu adalah seorang Yahudi yang bisa membanggakan segala hal dan keadaannya. Tetapi sejak bertemu dengan Tuhan Yesus, Paulus percaya kepada-Nya, dan menjalani panggilan dan pengutusan dari Tuhan. Menjalani hidup sebagai orang percaya, Paulus menganggap rugi hal-hal yang dahulu ia bangga-banggakan. Hidup baru dalam Kristus berarti Paulus telah mengakarkan dirinya pada sabda Tuhan, telah menambatkan dirinya kepada Kristus saja. Selanjutnya sepanjang hidupnya, Paulus bertumbuh karena, oleh, dan di dalam sabda Tuhan. Tidak hanya bertumbuh, ia pun menjalankan panggilan yang Tuhan beri dan hidup bekerja, berkarya, dan melayani memberi buah bagi sesama yang diwujudkan dalam kasih. Buah dalam kasih itu membuat sesama bisa merasakan karya dan kehadiran Tuhan dalam dirinya. Semuanya diawali dari hidup yang berakar pada sabda Tuhan.
Mengakarkan diri pada sabda Tuhan tidak hanya menjadi keniscayaan bagi diri pribadi orang percaya, melainkan juga pada keluarga dan komunitas orang percaya. Sabda Tuhan dihidupi sebagai pegangan, nilai, sikap, pikiran, prinsip, dan arah hidup bersama. Dengan demikian kita semua bertumbuh oleh, karena, dan di dalam sabda Tuhan. Pada akhirnya kita bisa mewujudkan kasih sebagai buah kehidupan yang kita bagikan kepada sesama. Untuk semakin menghayati renungan hari ini, mari kita bertanya dan bagikan: Apa contoh kasih dan buah kehidupan yang kita wujudkan sebagai hasil kita hidup mengakarkan diri pada sabda Tuhan? Tuhan Yesus memberkati. Amin.