MENDAPAT KELEGAAN DAN BERJALAN BERSAMA TUHAN

Matius 11: 16–19, 25–30 Manusia umumnya mampu menyesuaikan diri dengan berbagai kerumitan hidup, dan bahkan pada suatu titik hidup kemudian menjadi pemilih atau selektif terhadap banyak hal sehingga mengatur hidupnya untuk lebih fokus. Akan tetapi pengalaman-pengalaman hidup ini terkadang membawa kita pada suatu proses panjang, pergumulan yang tak kunjung selesai, …

PERCAYA DENGAN TIDAK GENTAR

Matius 10: 24-39 Rasa takut atau gentar adalah hal yang manusiawi. Orang merasakan takut ditolak, gagal, kehilangan kenyamanan, atau menghadapi tantangan. Bahkan …

LEMBAGA KRISTEN SEBAGAI PENYALUR KASIH

Matius 25 : 31-46 Lembaga Kristen sebagai penyalur kasih (diakonia) adalah organisasi nirlaba, Yayasan, atau gereja yang mewujudkan perintah “Hukum Kasih” melalui …

TRINITAS TAK TERBATAS

Matius 28: 16–20 Bacaan di penghujung Injil Matius ini, Tuhan Yesus memberikan amanat agung kepada murid-murid-Nya. Sebelum naik ke surga, Yesus memerintahkan …

MAKARYA, NGLARASAKEN MARING ROH SUCI

Lelakoné Para Rasul 2: 1–21 Sugeng dinten Riyaya Pentakosta! Ing salebeting mahargya dinten Pentakosta, kita sami kaemutaken ing kasunyatan gesang bilih pambanguning …

IMAN YANG LENTUR TAK AKAN GUGUR

Kisah Para Rasul 17:22-31 | Mazmur 66:8-20 | 1 Petrus 3:13-22 | Yohanes 14:15-21 Tema ini begitu dalam, mirip dengan pohon bambu …

PERJALANAN KESELAMATAN ADALAH RUMAH

Kisah Para Rasul 7 : 55-60 “Perjalanan Keselamatan adalah Rumah” berdasarkan Kisah Para Rasul 7:55-60 merupakan sebuah pandangan bahwa tujuan akhir dari …