Bertahan Hingga Kedatangan-NYA

Bacaan: Lukas 21 : 5-19

Manusia memiliki sifat mengagumi hingga membanggakan sesuatu dengan sangat. Namun kekaguman dan kebanggan itu tidak ada yang abadi. Pada masa Tuhan Yesus, banyak orang mengagumi dan membanggakan keindahan Bait Allah. Padahal Bait Allah juga sebuah bangunan fisik yg bisa hancur. Perkataan Tuhan Yesus akan kehancuran Bait Allah memberi pengertian kepada kita bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini dan semua hanya sementara.

Tuhan Yesus juga mengingatkan dan menghubungkan keruntuhan Bait Allah dengan akhir zaman yaitu Hari Tuhan atau kedatangan Tuhan. Umumnya orang bertanya, “Apa yang harus kita lakukan dalam menunggu kedatangan Tuhan?” karena tak seorang pun tahu kapan waktunya. Bahkan saat para murid menanyakan kapan itu akan terjadi, Tuhan menjawab, “Waspadalah supaya kamu jangan disesatkan” (ayat 8). Sebuah jawaban yang harus kita cerna dan hayati, dan artinya adalah kita harus punya iman yang kuat dan teguh sebagai orang percaya. Iman kepada Tuhan adalah syarat utama untuk menantikan kedatangan Tuhan.

Kita harus mengubah cara hidup dan mulai memperjuangkan nilai-nilai Kerajaan Allah di dunia ini, meskipun banyak kesulitan dan harus menghadapi tantangan. Namun demikian Yesus meminta agar kita tetap bertahan dan berjuang dalam mewartakan Injil, berbuat baik, mengasihi, dan menolong sesama. Tuhan akan memberikan hikmat dan kekuatan bagi kita untuk tetap berjuang dan bertahan. Hari kedatangan Tuhan adalah hari yang penuh sukacita karena hari penyelamatan telah datang. “Tetapi kamu yang takut akan NamaKu, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya.” (Maleakhi 4: 2a).

Cara kita menyongsong Kedatangan Tuhan, dengan tetap tenang dalam melakukan tugas pekerjaan, tetap setia dan tanggung jawab dalam panggilan pelayanan kepada Tuhan dan sesama. Pada saat kedatanganNya kita didapati tetap teguh, patuh, dan setia dalam memperjuangkan nilai-nilai Kerajaan Allah. “Kalau kamu tetap bertahan kamu akan memperoleh hidupmu” (Lukas 21:19). Tuhan memberkati.

%d bloggers like this: