Percaya akan Rancangan TUHAN

Bacaan : Kejadian 37:1-4,12-28

 

 Apakah saudara ingat ketika saudara masih anak-anak dan semua rancangan serta impian untuk hidup kedepannya? saudara mungkin berpikir bahwa kehidupan akan berjalan sebagaimana mestinya seperti yang saudara inginkan.

Ketika semakin dewasa kita berdoa bahwa Tuhan selalu punya cara yang ajaib.

Tetapi bagaimana jika rancangan Tuhan tidak sesuai dengan  harapan kita ?

Kita bisa belajar dari apa yang dialami oleh Yusuf, di dalam mimpinya ia dijanjikan oleh Tuhan untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi yang dihadapinya adalah penderitaan yang disebabkan oleh sifat iri saudaranya.  Yusuf dimasukkan ke dalam sumur dan dijual oleh saudara-saudaranya sebesar 20 syikal perak. Padahal Yusuf anak yang taat dan setia kepada Tuhan. Tetapi kenapa Tuhan masih memberikan penderitaan kepadanya?

Dalam hidup seringkali kita berharap semua rencana yang telah kita susun dapat terlaksana dengan baik, tetapi untuk mencapai itu semua bukanlah suatu hal yang mudah. Banyak halangan dan rintangan yang dihadapkan seiring berjalannya waktu. Alasan Tuhan membiarkan hal buruk terjadi dalam proses tercapainya rancangan Tuhan adalah untuk mengajarkan kita kesabaran (Kejadian 40:1-14), kerendahhatian, melayani (Matius 20:26-28), ketulusan hati (Kejadian 39:7-20),  memaafkan, dan menguatkan iman percaya kita (Kejadian 39:7-20).

Jika kita sedang mengalami sesuatu yang berat dalam hidup kita dan kita mulai mempertanyakan Tuhan, dan jika semua pertanyaan dan harapan kita belum terjawab dan kita sudah lelah menanti akan jawaban Tuhan, datanglah kepada salib Tuhan. Berhentilah melakukan segala sesuatu yang membuat kita lelah. Berbicaralah pada Tuhan bahwa kita berserah penuh dan pasrah.

Saudara harus membiarkan Tuhan untuk mengambil peran-Nya dan saudara harus percaya pada Tuhan bahwa rancanganNya adalah yang terbaik.

%d bloggers like this: