Hidup Dalam Kristus

Bacaan : Yohanes 11 : 1 – 45  |  Roma 8 : 6 – 11

 Banyak orang tentu menginginkan suatu kehidupan yang enak tanpa masalah, situasi yang menyenangkan, tenang, bahagia, berhasil, aman damai, tanpa ada suatu yang pahit, dan tanpa ada pencobaan. Adakah kehidupan yang demikian? Kehidupan yang demikian tidak realistis. Selama kita masih hidup di dunia ini, kita semua tidak bisa melepaskan diri dari semuanya itu. Hidup tanpa masalah sedikitpun hanya akan ditemukan di negeri dongeng! Alkitab tidak pernah mencatat bahwa orang percaya akan memiliki kehidupan yang tanpa ombak, gelombang, dan badai. Justru kehidupan orang percaya adalah dalam pergumulan setiap hari. Dengan iman kepada Tuhan hidup setiap orang percaya dapat menghadapi pergumulan tersebut.

Maria dan Marta adalah orang yang dekat dengan Kristus tetapi juga mempunyai persoalan yaitu saudaranya jatuh sakit, dan dengan bijak kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus, “Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit” (Yohanes 11 : 3b). Dalam bacaan Yohanes 11 : 1-45, Yesus merespon dan hadir dalam segala persoalan yang dihadapi oleh Maria dan Marta. Jika kita mengaku sebagai orang Kristen, yaitu jika kita hidup dalam Roh, maka kita juga dekat dengan Kristus, untuk itu segala pergumulan dalam kehidupan kita juga dapat dikirimkan kepada Kristus melalui doa-doa kita, sehingga mendapatkan berkat dan rahmat atas setiap pergumulan dan proses kehidupan kita.

Hidup dalam Kristus adalah hidup dalam Roh. Kita berdoa kepadaNya di dalam Roh. Kita hidup sebagai orang percaya juga di dalam Roh. Pikiran, perkataan, dan tindakan kita selaras dengan tuntunan dan kehendak Roh dari Allah. “Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam didalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus” (Roma 8 : 9). Orang yang hidup dalam Roh tentu dalam kehidupannya menghasilkan buah-buah Roh (Galatia 5: 22-23). Hasilkanlah buah-buah Roh itu yang di dalamnya terdapat kesabaran, kesetiaan, dan penguasaan diri, dan dengan tuntunanNya kita dapat menghadapi berbagai pergumulan kehidupan ini. Tuhan memberkati. Amin.

%d bloggers like this: