Mengembangkan Spirit Kehidupan

Bacaan: Ayub 19:23-27a  |  Lukas 20:27-38

 

Semangat adalah salah satu kunci dari keberhasilan kehidupan manusia, baik secara fisik dan spiritual. Semangat dapat menjadikan seseorang meraih keberhasilan dari setiap apa yang dilakukannya, bahkan semangat jugalah yang dapat membuat hubungan seseorang dengan Tuhan semakin dekat. Namun seringkali semangat itu pudar tatkala persoalan dan cobaan hidup menerpa kehidupan manusia, dan bukan itu saja, si jahat juga berusaha menghilangkan semangat dari kehidupan kita sehingga kehancuranlah yang menimpa kehidupan manusia.

Semangat hidup dan semangat memuliakan nama Tuhan dalam kehidupan Ayub diserang dan dihancurkan oleh iblis, sehingga segala sesuatu yang dimiliki lenyap dan orang-orang terdekat menjauhi dia. Dengan terus memandang Allah sebagai penolongnya, maka Ayub tetap memiliki semangat menjalani kehidupannya sekalipun dalam penderitaan yang amat sangat, sehingga dengan semangat itu kehidupan akhirnya dipulihkan oleh Allah.

Kelompok Saduki merupakan golongan pemimpin Agama Yahudi yang sebagian besar anggotanya terdiri dari imam-imam. Mereka menganut keyakinan tradisional Yahudi berdasarkan kelima kitab Musa, dan menolak berbagai adat-istiadat yang ditambah-tambahkan. Mereka menyangkal soal kebangkitan dan malaikat-malaikat. Pertanyaan yang mereka ajukan kepada Tuhan Yesus adalah soal perkawinan Levirat (Lukas 20:33). Jawaban Tuhan Yesus terkait pertanyaan tentang perkawinan levirat bukan hanya menunjukkan pengetahuan Tuhan Yesus, namun juga menegaskan bahwa Allah adalah Allah yang hidup yang membangkitkan orang-orang mati untuk merasakan kehidupan baru. Di hadapan Allah, semua orang menerima kehidupan.

Hidup ini akan terasa lebih hidup jika ada semangat yang menyala dalam kehidupan kita. Oleh karena itu jangan sampai semangat yang ada menjadi pudar karena adanya persoalan-persoalan yang menimpa kehidupan kita. Jangan sampai semangat kita dipadamkan oleh iblis yang terus berusaha menjerumuskan dan menghancurkan kehidupan kita.

Marilah kita terus memandang kepada Kristus sebagai Juruselamat dan yakin bahwa naungan sayapNya akan melindungi kita menghadapi apapun juga yang menimpa hidup kita. Kita juga harus berusaha agar si iblis tidak berhasil memperdaya kita.

Masih adakah semangat yang terus menyala dalam kehidupan kita? Bagaimana cara kita menjaga semangat dan iman yang terus menyala? Tuhan Yesus memberkati. Amin.

%d bloggers like this: