Tuhan Adalah Gembala & Pemelihara Jiwa

Bacaan :   Yohanes 10:1-18

 

Semasa hidupNya Tuhan Yesus dalam pengajaranNya seringkali memakai perumpamaan seperti dalam Yohanes 10 : 1-8 yang dalam bacaan ini diberi judul Gembala Yang Baik.

Perumpamaan di atas ditujukan kepada orang-orang Yahudi yang didalamnya ada orang-orang Farisi dan ahli taurat, yang adalah para pemimpin dan guru di kalangan umat Allah.

Dalam hal ini posisi orang Farisi / ahli Taurat oleh Yesus diibaratkan sebagai seorang gembala. Yesus menyindir mereka seperti gembala upahan, yang tidak bertanggung jawab.

Di sisi lain Yesus memberi gambaran tentang seorang gembala yang baik dan bertanggung jawab, dan itu adalah diriNya (Yesus) sendiri (ayat 11).

Oleh Yesus gembala yang baik, yang bertanggung jawab itu ditunjukkan dalam hal adanya kedekatan/pengenalan antara gembala dan domba (ayat 4-5), serta adanya kesediaan untuk menyelamatkan, bahkan rela berkorban bagi domba-dombanya (ayat 11-15).

Gembala yang baik dan bertanggung jawab serta memiliki kedekatan dengan domba-dombanya inilah yang menjadikan domba-domba merasa nyaman dan tidak takut.

Dari bacaan tersebut ingin tunjukkan bahwa Yesus lah gembala yang baik, yang sanggup memberi ketentraman dan keselamatan bagi domba-domba. Barangsiapa mengharapkan keselamatan dan ketentraman, Yesuslah jalan masuk memperoleh keselamatan dan ketentraman. Itulah sebabnya Yesus mengatakan : “Akulah pintu” (ayat 9).

Melalui tema dan bacaan tersebut kita tahu bahwa setiap orang yang berharap keselamatan dan ketentraman hanya ada dalam Yesus.

Yesus adalah gembala yang baik yang menyelamatkan dan member ketentraman hidup. Didalam Yesus  perasaan dan di jiwa setiap orang percaya dipelihara.

Percaya dan berharaplah kepada Yesus Sang Gembala Sejati. Amin.

%d bloggers like this: