Tekun Dalam Pengharapan

Renungan Minggu, 5 Desember 2010

Bacaan Alkitab : Kolose 1 : 15-23

Nats : Kolose 1 : 23

Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

[caption id="attachment_454" align="alignleft" width="300" caption="Ilustrasi : Jalan Keselamatan"][/caption]

Harta yang paling berharga bagi manusia adalah keselamatan, baik keselamatan di dunia ini maupun nanti. Berkaitan dengan keselamatan ”nanti” (hidup kekal) semua agama mengajarkannya, dan semua pemeluknya mengharapkan hal itu terjadi dalam dirinya (masuk surga). Demikian halnya dengan Gereja atau orang percaya.

Gereja atau orang percaya yakin bahwa dirinya telah ditebus oleh pengorbanan Tuhan Yesus Kristus dan memperoleh jaminan keselamatan. Namun keselamatan itu akan dapat diterima apabila mereka (orang percaya) dengan tekun menjalani hidup dengan tetap percaya kepada Tuhan Yesus.

Menjalani hidup sebagai orang percaya bukanlah persoalan yang mudah, tantangan, cobaan, dan penderitaan senantiasa dihadapi. Tantangan, cobaan, dan penderitaan yang berat seringkali dapat menggoyahkan iman dan akhirnya meninggalkan Tuhan Yesus.

Supaya keselamatan yang kita harapkan yang sudah dijanjikan dan disediakan oleh Tuhan Yesus bagi kita orang percaya itu sungguh akan kita rasakan, maka melalui ayat 23 Rasul Paulus menasehatkan: ”Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil”.

Kita semua yang hidup dalam pengharapan akan terwujudnya keselamatan itu dalam diri kita, nasehat Rasul Paulus itu juga menjadi nasehat bagi kita supaya kita tetap percaya, dan tekun dalam pengharapan, sehingga kita semua akhirnya beroleh keselamatan yang disediakan oleh Tuhan Yesus.

Kiranya Tuhan sumber ketekunan dan pengharapan memberkati kita semua. Amin.

Kolose 1:15-23

Keutamaan Kristus

1:15 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, 1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. 1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. 1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. 1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, 1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. 1:21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, 1:22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya. 1:23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

Share Artikel ini :

Tagged: , , ,